Dewasa Denganmu atau Tanpamu


Hingga temu mengamit rindu
Sosoknya berlalu lewat kelakar palsu
Bukan kejahatan
Kelegaan meneguk kerinduan
Hanya aku tempat kepulangan

•••••••♪••♪••♪••♪••♪•••••••

Setiap kali ditanya siapa cinta pertamamu? Kompak semua anak perempuan akan menjawab, ayahku. Tapi apakah semua nasib anak perempuan sama? Tidak. Ditinggal atau meninggalkan, dibuang atau dilupakan. Bisa saja ia tidak mengenal sosok ayah sejak kecil atau mungkin ayahnya telah tiada. Sebagai anak perempuan yang mungkin mengalami hal serupa sepertiku, inilah kisahku. Kisah yang mungkin telah kamu alami selama ini.

1.      Ketika ayah temanku tiada
Tak peduli apakah kita sedarah atau ada ikatan, teman atau bukan siapa-siapa yang jelas jika aku melihat temanku menangis meratapi kepergian ayahnya, aku pun ikut menangis. Bagiku, kepergian ayahnya adalah kepergian ayahku juga, ayah yang tak pernah bisa aku miliki.



2.      Melihat kebersamaan ayah dengan keluarganya
Kebahagiaan memang tidak dapat diukur dengan materi, sekalipun dengan kemewahan. Aku tidak butuh kemewahan, yang aku inginkan aku bersamanya sama seperti yang lain. Berbagi cerita, berkeluh kesah dan manja di pelukannya. Kenapa orang lain bisa, aku tidak?



3.      Kado spesial di hari kebahagiaan
Apakah pekerjaanmu lebih berharga dari seutas senyum bahagia untuk anakmu yang sedang diwisuda? Apakah pembahasanmu tentang pernikahan orang lain lebih membahagiakan dari kabar pernikahan anakmu sendiri? Hadirmu saja sudah jadi kado terindahku, seandainya itu terjadi.  Namun aku tahu temanku yang kehilangan sosok ayah ditengah hari bahagianya justru lebih kuat dariku, mengapa aku tidak?



4.      Jika kamu berada di posisiku
Bersyukur ternyata dapat meningkatkan sistem kebahagiaan yang luar biasa dalam tubuh kita, tak percaya? Tentu kita akan merasa paling terpuruk, paling tidak mampu menerima keadaan tapi yakinlah bahwa diluar sana ada nasib yang lebih parah darimu. Jangankan tanpa ayah, bahkan tanpa orang tua bahkan dibuang begitu saja. Jadi kalau kamu berada di posisimu saat ini besyukurlah.



5.      Tempat bercerita, tempat memulangkan keresahan hati
Sahabatku, mungkin biasanya tempat cerita yang paling asyik adalah ayahmu dan tempat memulangkan keresahan hari adalah pelukan ayahmu. Jangan bersedih, kirim doa terbaik untuknya. Bahkan saat kamu sangat membutuhkannya saat itu juga.



6.      Mendamba sosok sepertinya
Jika usiamu sudah matang untuk menikah pasti ada keinginan atau mendamba sosok seperti ayahmu, bukankah begitu? Saat sosok kebapakan tak pernah kamu dapatkan, bukankah kamu menginginkan pendamping yang dapat memposisikan dirinya juga seperti ayahmu?



7.      Kamu kuat tanpanya
Percayalah, lambat laun dirimu akan merasakan hal yang luar biasa. Meski tumbuh kembangmu tanpanya, meskipun orang lain bisa berkumpul dengan ayahnya tapi kamu tidak, percayalah tanpa kamu sadari, kamu akan jadi anak yang lebih kuat.


8.      Terima kasih Ibuk
Terima kasih Ibuk, karena ternyata engkaulah sosok yang tak tergantikan. Cinta pertamaku ternyata bukan ayahku, tapi dirimu.




Komentar

Postingan Populer