Fakta Ditengah Pandemi Corona Hari Ini


Tidak seperti biasanya. Ramadhan kali ini jatuh di peliknya pandemi corona. Bohong kalau tidak merasakan ketakutan, tentu perasaan was-was selalu datang setiap kali keluar rumah, sekedar untuk belanja atau membeli takjil berbuka. Dari kenyataan yang harus dihadapi, terdapat fakta di tengah pandemi.

Ibadah di Rumah Saja

Pemandangan Ramadhan yang sangat berbeda dari tahun sebelumnya. Ketika adzan berkumandang, untuk taraweh hingga sholat fardlu, pemerintah mewajibkan untuk menjalankan kewajiban di rumah saja. Anjuran pun bukan hanya untuk Muslim saja, non muslim pun demikian, tidak bisa melaksanakan Ibadah seperti biasa.

Dilarang Mudik/Pulang Kampung

Ramadhan juga berkaitan dengan mudik atau pulang kampung. Sahabat yang berada jauh di perantauan, hanya bisa mematuhi anjuran. Dipastikan lebaran kali ini, berkumpul bersama keluarga hanya bisa dilalui dengan sambungan video call. Seorang sahabat saya yang berada jauh di "Mutiara dari Timur" Ya, Hongkong pun hanya bisa meratap pasrah sebab tahun keempatnya masih tetap sama, terjaga di negara tetangga.  Sebegitunya corona menghambat semuanya. 

Promo Makanan Dimana-mana

Karena harus aktif di rumah saja, banyak karyawan yang harus diliburkan bahkan dirumahkan. Banyak toko-toko tutup, aktivitas di luar rumah pun dihimbau lebih diminimalisir. Dari himbauan keluar rumah ini, jalanan jadi lengang, warung makan jadi sepi, ruko/pasar banyak yang tutup. Hal ini dimanfaatkan oleh beberapa waralaba seperti KFC, MCD untuk memberikan promo murah hingga pilihan paket hemat.

Kelaparan dan Marak Pencurian

Sudah tentu corona membuat perekonomian riskan. Semua jajaran dari mulai penjual sampai bisnis pun diperkiraan mengalami kerugian. Tak sedikit pekerja dirumahkan, tak berpenghasilan. Lalu apakabar warga dari kalangan menengah ke bawah? Kelaparan hingga pencurian menjadi momok paling mengkhawatirkan.

Semoga corona ini segera berakhir. Tak lupa untuk selalu menjalankan anjuran pemerintah yaitu social distancing/jaga jarak, memakai masker, rajin cuci tangan dan tidak berada di kerumunan. Lekas membaik bumiku.

Kediri, 24/4/2020




Komentar

Postingan Populer